Pilihan
20 Hari di TKP Karhutla, Satu Polisi Meranti Masuk Rumah Sakit
MERANTI- Seorang polisi berpangkat Inspektur Polisi Dua (Ipda) Mulyadi yang bertugas di Makopolres Kepulauan Meranti terpaksa dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Meranti untuk mendapatkan perawatan.
Diketahui Riaulink.com dilapangan, Senin (16/03/2020) kalau Ipda Mulayadi sudah berada di Tempat Kejadian Perkara (TKP) Kebakaran Hutan Dan lahan (Karhutla) di Pulau Rangsang selama 20 hari tanpa pulang kerumah.
Kapolres Meranti AKBP Taufiq Lukman Nurhidayat SIK MH membenarkan kalau ada anggotanya bernama Ipda Mulayadi saat ini terbaring di rumah Sakit Dorak Selatpanjang untuk perawatan.
- Banjir Setiap Tahun di Pelalawan, DPRD Riau Minta Pemerintah dan PLN Bertindak
- Pemprov Riau Diminta Serius Berantas Judi Online
- APBD 2025 Diisukan Defisit, Fraksi PKB: Tak Masalah Jika Demi Kepentingan Masyarakat
- Tabligh Akbar di Tembilahan, UAS Sampaikan Dukungan untuk Paslon Bermarwah dan Fermadani
- Targetkan Rampung Akhir November, DPRD Riau Percepat Pembahasan RAPBD 2025
"Benar ada, dan dia Pak Mulayadi yang mengalami sakit dalam perut. Pak Mulayadi masuk ke rumah sakit sudah tiga hari dan dia langsung diantar oleh Kades Telesung Syamsudin, " kata Taufiq Lukman Nurhidayat SIK MH.
Ditempat terpisah, Syamsudin juga menyampaikan kalau sebelumnya pak Mulayadi mendapatkan perawatan dari bidan desa, dan sore tanggal (14/03/2020) sekitar pukul 14:30 Wib Langsung dibawa ke RSUD Dorak Selatpanjang.
"Pak Mulayadi sudah lama di TKP Karhutla, mungkin dia kelelahan dan kita salut sama beliau dalam bertugas, " jelasnya. (Aldo)
.png)

Berita Lainnya
Inspektorat Pekanbaru Akan Laporkan Temuan Terkait RSD Madani ke Pj Walikota
9.528 Napi Akan Diusulkan Dapat Remisi Kemerdekaan
Belum Terealisasi Hingga Saat Ini, Masyarakat Reteh Pertanyaankan Tindak Lanjut Pengerjaan Ruas Jalan
Pemprov Siapkan Rp100 Miliar Anggaran untuk Jalan Lintas Bono Pelalawan Tahun Ini
THM Masih Buka di Bulan Puasa, Ini Kata Satpol PP Pekanbaru
PLN UIT KLT Komitmen Terus Percepat Pembangunan Infrastruktur Ketenagalistrikan
Harimau Sumatera di Riau Diberi Nama Corina
Komisi 3 DPRD Inhil Turut Soroti Lampu PJU di Tembilahan Tak Kunjung Diperbaiki
Wawako Pekanbaru Tegaskan Aksi Vandalisme Terhadap Fasilitas Publik Tidak Bisa Ditolerir
Penyempitan Drainase Penyebab Simpang Pasar Pagi Pekanbaru Selalu Banjir
Riau Terbanyak Sumbang Hotspot untuk Sumatera
Tolak UU Ciptaker, Mahasiswa se-Riau Akan Turun Aksi ke Jalan